Aku rindu zaman itu
Ketika orang-orang masih pake procmailrc, mutt, dan pine
Dan setiap orang membanggakan kreasi muttrc-nya..

Aku rindu zaman itu
Ketika bottom posting merupakan sebuah etika
Dan orang yang top posting lebih dari 3 kali akan langsung di-ban dari milis..

Aku rindu zaman itu
Ketika orang memotong bagian yang tidak perlu ketika me-reply email

Aku rindu zaman itu
Walaupun para anggota milis bertengkar
tapi tetap menggunakan signature GPG

*Digubah dari puisi “Aku Rindu Zaman Itu” yang dapat ditemukan bertebaran di dunia maya.


Ih bete deh, kalo ITB ga bisa diakses dari rumah… Mulai dari sekitar pukul 03.00 subuh hari ini, sampe siang-sore. Hampir 12 jam kali yaa…

Mantengin terus BGPlay dan beberapa route servers… :D

Ya, sudah normal kembali. Mari teruskan eksperimen dengan DKIM & SPF…

Updated 19:28, hari yang sama
Eyyaaaa, routing ancur lagi…


Spam, sudah jadi makanan sehari-hari ‘warga’ internet. Jutaan spam dikirim setiap harinya, dan terkadang puluhan sampai ke inbox kita :)

Seiring kemajuan teknologi spam detection, efek gangguan spam sekarang hampir-hampir tidak terasa lagi. Gmail, contohnya, memiliki fitur spam detection yang canggih (Google gitu loh!). Message yang dicurigai sebagai spam, langsung masuk ke label Spam, dan kita hampir-hampir tidak akan menemukan pesan spam di Inbox.

Pendek kata, spam rasanya sudah bukan masalah utama lagi…
Tapi, masih banyak mail server yang tidak menyediakan fitur spam detection :p

Belum lama ini, saya iseng-iseng melihat ke label Spam saya, dan menemukan spam lokal. Isi pesannya sih berbahasa Indonesia, dan menawarkan produk.

Saya coba lihat headernya, ternyata ada yang menarik:

X-AntiAbuse: This header was added to track abuse, please include it with any abuse report
X-AntiAbuse: Primary Hostname – vpsXXXXXXXXXXXXXXX
X-AntiAbuse: Original Domain – gmail.com
X-AntiAbuse: Originator/Caller UID/GID – [99 99] / [47 12]
X-AntiAbuse: Sender Address Domain – vpsXXXXXXXXXXXXXXX

Tergerak untuk melaporkan, sebagai warga internet yang baik (lebay :D ), saya langsung cari tahu perusahaan hostingnya. Setelah dapet, saya cari alamat email untuk melaporkan spam tersebut (biasanya sih abuse@namadomain). Saya juga lihat mereka punya Terms of Service yang melarang Spam.

Setelah saya kirim laporan (lengkap dengan header emailnya), saya dapet balasan untuk menunggu. Katanya mereka mau konfirmasi ke customer mereka yang hosting tersebut.

Beberapa hari kemudian, dateng email lanjutan dari pihak anti abuse hosting tersebut.

Hello,

Since there is no response from the customer, we have suspended his VPS. His VPS will remain suspended, until he take necessary action in this regard. Feel free to contact us if you need any further assistance.

Thank you

Ahahaha… tawa kemenangan… :D


Kembali ke akhir zaman abad 20, ketika JavaScript mulai merajalela, Java applet masih musim, AJAX masih baru terkenal sebagai nama klub sepakbola Belanda, dan browser masih sangat lugu…

Pada saat itu, banyak scripter JavaScript yang iseng untuk show off kemampuannya.

Salah satu yang paling membuat user frustrasi adalah membuka popup window tak terbatas dengan menggunakan JavaScript.

Coba saja buat file HTML sederhana berikut:

<!-- Filename: thispage.html -->
<html>
  <head>
    <title>Halaman Iseng</title>
  </head>

  <!-- Ketika dibuka, halaman ini akan membuka window baru -->
  <!-- berisi halaman thispage.html (yaitu halaman ini juga!) -->

  <body onload="window.open('thispage.html')">
    <!-- Yea yea, laugh as loud as you can, -->
    <!-- atribut onload kan sudah deprecated di XHTML -->
    <h1>Hihihi...</h1>
  </body>
</html>

Apa yang terjadi kalau halaman tersebut dibuka dengan menggunakan browser lugu jadul (contoh: IE 5)?

Halaman tersebut akan membuka popup window baru, berisi halaman yang sama.
Ketika dibuka, popup tersebut akan membuka popup window baru, berisi halaman yang sama.
Ketika dibuka, popup tersebut akan membuka popup window baru, berisi halaman yang sama.
Ketika dibuka, popup tersebut akan membuka popup window baru, berisi halaman yang sama.

(yeah we’ve got the point lah ya, heuheu..)

Untunglah browser zaman sekarang sudah cukup pintar untuk menangani hal tersebut.
Contohnya pada Opera, semua popup window akan dimintai izin user untuk ditampilkan. Bahkan IE pun sudah memproteksi user dari popup window dengan minta izin dengan pesannya. Google Chrome dan Firefox juga memiliki proteksi yang serupa.

Pada zaman dahulu (nampak jadul banget), popup window memang digunakan untuk menampilkan informasi tambahan / auxiliary, misalnya untuk lookup dari tabel referensi daftar nama contact pada sistem CRM.

Untuk zaman sekarang, gunakanlah AJAX untuk keperluan tersebut.
Orang bijak pakai AJAX, demikian kata pepatah… :D

Disclaimer: Ini tugas II5166, jadi harap maklum kalau gaya bahasanya agak berbeza :D


Pemilu Legislatif sudah lama berlalu, tapi tampaknya sampai sekarang hasil perhitungan di tingkat KPU belum selesai juga. Saya termasuk yang cukup mengikuti perhitungan suara di berbagai tingkat, mulai dari TPS, desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Eits, jangan dulu menyalahkan IT KPU. Sebab rupanya keterlambatan penghitungan suara memang bukan dari IT-nya. Saya ambil contoh, di salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung, untuk merekap suara saja membutuhkan waktu 7 hari. Bahkan ada yang sampai 10 hari, terutama ketika banyak konflik dari partai peserta pemilu yang saling mengklaim bahwa datanya yang paling benar.

BTW, sebenarnya server KPU menggunakan web server apa ya?
Iseng-iseng (ga iseng juga sih…) menggunakan Netcraft, saya coba masukkan URL website KPU (www.kpu.go.id).

Situs KPU dilihat dari Netcraft

Terlihat bahwa situs KPU menggunakan web server nginx versi 0.6.35 dengan sistem operasi FreeBSD. Wah, lumayan update juga nih KPU, udah pake nginx. Terlihat juga bahwa sebelumnya situs KPU menggunakan Apache. Mungkin nginx digunakan untuk reverse proxy & load balancing. Kan pastinya situs KPU akan menjadi hit spot of the year :D .

Sebagai perbandingan, berikut ini hasil dari Netcraft untuk situs real count PKS.

Situs KPU dilihat dari Netcraft

Wah, ternyata menggunakan Apache!

Disclaimer: Ini tugas II5166, jadi harap maklum kalau gaya bahasanya agak berbeza :D


ITB Untuk Semua

Sebegitu berminatkah siswa Indonesia masuk ITB?


Email sangat sering kita gunakan, apalagi zaman Blackberry seperti sekarang. Tapi tahukah Anda, informasi yang terkandung pada sebuah email sangat kompleks?

Tim investigasi mencoba mengirim email ke diri sendiri, yang hanya terdiri atas satu baris dan dua buah attachment file kecil, dan berikut inilah hasilnya.

Sebuah email terdiri atas bagian header dan body. Header email mendeskripsikan metadata (RS ™) mengenai sebuah email.

Delivered-To: arie.karhendana@gmail.com
Received: by 10.114.160.2 with SMTP id i2cs222514wae;
Mon, 13 Apr 2009 00:49:05 -0700 (PDT)
MIME-Version: 1.0
Received: by 10.142.77.7 with SMTP id z7mr2524863wfa.18.1239608945418; Mon, 13
Apr 2009 00:49:05 -0700 (PDT)
Date: Mon, 13 Apr 2009 14:49:05 +0700
Message-ID:
Subject: Tes II5166
From: Arie Karhendana
To: arie.karhendana@gmail.com
Content-Type: multipart/mixed; boundary=001636e90f6cda227c04676af2b5

Ini adalah bagian pertama, berisi teks utama yang saya ketikkan.

–001636e90f6cda227c04676af2b5
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit

(terlampir)


Arie Karhendana

Sedangkan berikut ini adalah attachment pertama. Masing-masing attachment dipisahkan oleh string 001636e90f6cda227c04676af2b5 seperti yang telah didefinisikan pada header Content-Type.

–001636e90f6cda227c04676af2b5
Content-Type: image/gif; name=”ajax-loader.gif”
Content-Disposition: attachment; filename=”ajax-loader.gif”
Content-Transfer-Encoding: base64
X-Attachment-Id: f_ftgv4yz20

R0lGODlhHwAfAPUAAP///wownujs9dPa7b7I5bG936Wz293i8brF452s2OXo9Nnf76253qOx2rO+
4M3V6/b3+qu43dXb7ubq9D1bsi5OrFZwvMbO6HWKyJam1Vx1vvr6/G2ExU1ouMjQ6Pj5+09quTpY
sAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAACH/C05FVFNDQVBFMi4wAwEAAAAh/hpD
cmVhdGVkIHdpdGggYWpheGxvYWQuaW5mbwAh+QQJCgAAACwAAAAAHwAfAAAG/0CAcEgUDAgFA4Bi
wSQexKh0eEAkrldAZbvlOD5TqYKALWu5XIwnPFwwymY0GsRgAxrwuJwbCi8aAHlYZ3sVdwtRCm8J
gVgODwoQAAIXGRpojQwKRGSDCRESYRsGHYZlBFR5AJt2a3kHQlZlERN2QxMRcAiTeaG2QxJ5RnAO
v1EOcEdwUMZDD3BIcKzNq3BJcJLUABBwStrNBtjf3GUGBdLfCtadWMzUz6cDxN/IZQMCvdTBcAIA
sli0jOHSJeSAqmlhNr0awo7RJ19TJORqdAXVEEVZyjyKtE3Bg3oZE2iK8oeiKkFZGiCaggelSTiA
2LhxiZLBSjZjBL2siNBOFQ84LxHA+mYEiRJzBO7ZCQIAIfkECQoAAAAsAAAAAB8AHwAABv9AgHBI
FAwIBQPAUCAMBMSodHhAJK5XAPaKOEynCsIWqx0nCIrvcMEwZ90JxkINaMATZXfju9jf82YAIQxR
Cm14Ww4PChAAEAoPDlsAFRUgHkRiZAkREmoSEXiVlRgfQgeBaXRpo6MOQlZbERN0Qx4drRUcAAJm
nrVDBrkVDwNjr8BDGxq5Z2MPyUQZuRgFY6rRABe5FgZjjdm8uRTh2d5b4NkQY0zX5QpjTc/lD2NO
x+WSW0++2RJmUGJhmZVsQqgtCE6lqpXGjBchmt50+hQKEAEiht5gUcTIESR9GhlgE9IH0BiTkxrM
mWIHDkose9SwcQlHDsOIk9ygiVbl5JgMLuV4HUmypMkTOkEAACH5BAkKAAAALAAAAAAfAB8AAAb/
QIBwSBQMCAUDwFAgDATEqHR4QCSuVwD2ijhMpwrCFqsdJwiK73DBMGfdCcZCDWjAE2V347vY3/Nm
dXNECm14Ww4PChAAEAoPDltlDGlDYmQJERJqEhGHWARUgZVqaWZeAFZbERN0QxOeWwgAAmabrkMS
ZkZjDrhRkVtHYw+/RA9jSGOkxgpjSWOMxkIQY0rT0wbR2LQV3t4UBcvcF9/eFpdYxdgZ5hUYA73Y
GxruCbVjt78G7hXFqlhY/fLQwR0HIQdGuUrTz5eQdIc0cfIEwByGD0MKvcGSaFGjR8GyeAPhIUof
QGNQSgrB4IsdOCqx7FHDBiYcOQshYjKDxliVDpRjunCjdSTJkiZP6AQBACH5BAkKAAAALAAAAAAf
AB8AAAb/QIBwSBQMCAUDwFAgDATEqHR4QCSuVwD2ijhMpwrCFqsdJwiK73DBMGfdCcZCDWjAE2V3
47vY3/NmdXNECm14Ww4PChAAEAoPDltlDGlDYmQJERJqEhGHWARUgZVqaWZeAFZbERN0QxOeWwgA
AmabrkMSZkZjDrhRkVtHYw+/RA9jSGOkxgpjSWOMxkIQY0rT0wbR2I3WBcvczltNxNzIW0693MFY
T7bTumNQqlisv7BjswAHo64egFdQAbj0RtOXDQY6VAAUakihN1gSLaJ1IYOGChgXXqEUpQ9ASRlD
YhT0xQ4cACJDhqDD5mRKjCAYuArjBmVKDP9+VRljMyMHDwcfuBlBooSCBQwJiqkJAgAh+QQJCgAA
ACwAAAAAHwAfAAAG/0CAcEgUDAgFA8BQIAwExKh0eEAkrlcA9oo4TKcKwharHScIiu9wwTBn3QnG
Qg1owBNld+O72N/zZnVzRApteFsODwoQABAKDw5bZQxpQ2JkCRESahIRh1gEVIGVamlmXgBWWxET
dEMTnlsIAAJmm65DEmZGYw64UZFbR2MPv0QPY0hjpMYKY0ljjMZCEGNK09MG0diN1gXL3M5bTcTc
yFtOvdzBWE+207pjUKpYrL+wY7MAB4EerqZjUAG4lKVCBwMbvnT6dCXUkEIFK0jUkOECFEeQJF2h
FKUPAIkgQwIaI+hLiJAoR27Zo4YBCJQgVW4cpMYDBpgVZKL59cEBhw+U+QROQ4bBAoUlTZ7QCQIA
IfkECQoAAAAsAAAAAB8AHwAABv9AgHBIFAwIBQPAUCAMBMSodHhAJK5XAPaKOEynCsIWqx0nCIrv
cMEwZ90JxkINaMATZXfju9jf82Z1c0QKbXhbDg8KEAAQCg8OW2UMaUNiZAkREmoSEYdYBFSBlWpp
Zl4AVlsRE3RDE55bCAACZpuuQxJmRmMOuFGRW0djD79ED2NIY6TGCmNJY4zGQhBjStPTFBXb21DY
1VsGFtzbF9gAzlsFGOQVGefIW2LtGhvYwVgDD+0V17+6Y6BwaNfBwy9YY2YBcMAPnStTY1B9YMdN
iyZOngCFGuIBxDZAiRY1eoTvE6UoDEIAGrNSUoNBUuzAaYlljxo2M+HIeXiJpRsRNMaq+JSFCpsR
JEqYOPH2JQgAIfkECQoAAAAsAAAAAB8AHwAABv9AgHBIFAwIBQPAUCAMBMSodHhAJK5XAPaKOEyn
CsIWqx0nCIrvcMEwZ90JxkINaMATZXfjywjlzX9jdXNEHiAVFX8ODwoQABAKDw5bZQxpQh8YiIha
ERJqEhF4WwRDDpubAJdqaWZeAByoFR0edEMTolsIAA+yFUq2QxJmAgmyGhvBRJNbA5qoGcpED2ME
FrIX0kMKYwUUslDaj2PA4soGY47iEOQFY6vS3FtNYw/m1KQDYw7mzFhPZj5JGzYGipUtESYowzVm
F4ADgOCBCZTgFQAxZBJ4AiXqT6ltbUZhWdToUSR/Ii1FWbDnDkUyDQhJsQPn5ZU9atjUhCPHVhgT
Ny/RSKsiqKFFbUaQKGHiJNyXIAAh+QQJCgAAACwAAAAAHwAfAAAG/0CAcEh8JDAWCsBQIAwExKhU
+HFwKlgsIMHlIg7TqQeTLW+7XYIiPGSAymY0mrFgA0LwuLzbCC/6eVlnewkADXVECgxcAGUaGRdQ
EAoPDmhnDGtDBJcVHQYbYRIRhWgEQwd7AB52AGt7YAAIchETrUITpGgIAAJ7ErdDEnsCA3IOwUSW
aAOcaA/JQ0amBXKa0QpyBQZyENFCEHIG39HcaN7f4WhM1uTZaE1y0N/TacZoyN/LXU+/0cNyoMxC
UytYLjm8AKSS46rVKzmxADhjlCACMFGkBiU4NUQRxS4OHijwNqnSJS6ZovzRyJAQo0NhGrgs5bIP
mwWLCLHsQsfhxBWTe9QkOzCwC8sv5Ho127akyRM7QQAAOwAAAAAAAAAAAA==

Attachment pertama dan attachment kedua pun dipisahkan oleh sebuah separator berupa string yang sama dengan pada bagian lain.

–001636e90f6cda227c04676af2b5
Content-Type: image/gif; name=”UIRoundedBox_SideSpriteGray_ltr.gif”
Content-Disposition: attachment;
filename=”UIRoundedBox_SideSpriteGray_ltr.gif”
Content-Transfer-Encoding: base64
X-Attachment-Id: f_ftgv5fz11

R0lGODlh0AcQAPcCAMzMzPf39wAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAACH5BAEAAAIALAAAAADQBxAA
AAj/AAEEGEiwoMGDCBMqXMiwocOHECNKnEixosWLGDNq3Mixo8ePIEOKHEmypMmTKFOqXMmypUIB
MGPKnEmzps2bOHPq3Mmzp8+fQIMKHUq0qNGjSJMqXcq0qdOnUKNKnUq1qtWrWLNqhYkQgECXYMOK
HUu2rNmzaNOqXcu2rdu3cElunUu3rt27ePPq3cu3r9+/gAMLHry069e4iBMrXsy4sePHkCNLnkw5
I+HLmDNr3sy5s+fPoEOLHh3UcOXTqFOrXs26tevXsGO/JE27tu3buHPr3s27t28BpmULH068uPHj
yJMrj/u7ufPn0KNLn069ut/gy7Nr3869u/fv4B1b0×9Pvrz58+jTq8eMPbz79/Djy59Pv/v6+/jz
69/Pv//49vUFKOCABBZo4IEo+afgggw26OCDEEoFIIIUVmjhhRhm6F2EHHbo4YcghmjehBqWaOKJ
KKaoYloitujiizDGKONeJK5o44045qjjjgbN6OOPQAYp5JAz1cjjkUgmqeSS3xHp5JNQRimlekYy
aeWVWGapZWNTdunll2CG6VmVW5Zp5plophmSmGy26eabcEZFppp01mnnnWrGqeeefPbZ55×4Biro
oISq6OehiCaqaJBdBQQAOw==
–001636e90f6cda227c04676af2b5–

Attachment terakhir diakhiri dengan string tersebut pula.

Disclaimer: Ini tugas II5166, jadi harap maklum kalau gaya bahasanya agak berbeza :D


Steganografi

30Mar09

Steganografi pada prinsipnya adalah menyembunyikan suatu informasi pada data yang lain. Bentuk data tempat penyembunyian bisa bermacam-macam, misalnya dalam file teks, file gambar, atau dalam sembarang file binary.

Contoh sederhana, menyembunyikan teks “kebon bibit” dalam teks lain:

Kemane aje lo, belom setor udah ngilang?
Bini gue lagi bete, giginya sakit.

Bentuk steganografi yang lain, misalnya menyembunyikan sebuah sandi dalam gambar. Kabarnya, para pelukis zaman dulu sering melakukan hal ini. Contohnya, pada karya-karya Leonardo da Vinci.

Seru kan?

Disclaimer: Ini tugas II5166, jadi harap maklum kalau gaya bahasanya agak berbeza :D


Port scanning adalah sebuah aktivitas untuk mendapatkan informasi yang menyeluruh mengenai status port (biasanya port TCP) pada sebuah host. Dengan port scanning, seseorang dapat mengetahui port-port mana saja yang terbuka pada sebuah host.

Salah satu tools yang umum digunakan untuk keperluan port scanning adalah nmap.

Secara default, jika dijalankan oleh user biasa, Nmap akan melakukan scanning dengan menggunakan TCP connect() pada sebuah host (berarti koneksi TCP benar-benar terjadi dengan melalui three-way handshaking). Hal ini perlu diingat karena kemungkinan besar, upaya port scanning akan dicatat pada log host tersebut.

Contoh:

arie@publik:~$ nmap localhost

Starting Nmap 4.62 ( http://nmap.org ) at 2009-03-23 16:36 WIT
Interesting ports on localhost (127.0.0.1):
Not shown: 1709 closed ports
PORT STATE SERVICE
22/tcp open ssh
25/tcp open smtp
80/tcp open http
443/tcp open https
3306/tcp open mysql
8000/tcp open http-alt

Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 0.092 seconds

Terlihat bahwa pada host tersebut, terdapat beberapa port TCP yang terbuka, seperti port 22, 25, 80, dan lainnya.

Nmap juga dapat digunakan untuk menebak sistem operasi dan jenis perangkat yang digunakan pada sebuah host. Karena deteksi sistem operasi membutuhkan operasi TCP fingerprinting, maka nmap harus dijalankan oleh superuser.

Contoh:

arie@publik:~$ sudo nmap -O localhost

Starting Nmap 4.62 ( http://nmap.org ) at 2009-03-23 16:38 WIT
Interesting ports on localhost (127.0.0.1):
Not shown: 1709 closed ports
PORT STATE SERVICE
22/tcp open ssh
25/tcp open smtp
80/tcp open http
443/tcp open https
3306/tcp open mysql
8000/tcp open http-alt
Device type: general purpose
Running: Linux 2.6.X
OS details: Linux 2.6.17 - 2.6.18 (x86)
Uptime: 3.760 days (since Thu Mar 19 22:23:51 2009)
Network Distance: 0 hops

OS detection performed. Please report any incorrect results at http://nmap.org/submit/ .
Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 1.604 seconds

Terlihat bahwa nmap dapat menebak bahwa sistem operasi yang digunakan pada host tersebut adalah Linux dengan perkiraan versi kernel seperti di atas.

Sangat penting bagi seorang administrator untuk menguasai penggunaan tools port scanning seperti nmap untuk dapat menguji keamanan sistem sendiri.

Disclaimer: Ini tugas II5166, jadi harap maklum kalau gaya bahasanya agak berbeza :)


Overwhelmed

23Mar09

Grup Presiden KM & MWA Mahasiswa

Tinggal nunggu yang HAMAS ni, belum nginvite Facebook :D




Time Navigation

November 2009
S M T W T F S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930