Di Balik Server KPU
Pemilu Legislatif sudah lama berlalu, tapi tampaknya sampai sekarang hasil perhitungan di tingkat KPU belum selesai juga. Saya termasuk yang cukup mengikuti perhitungan suara di berbagai tingkat, mulai dari TPS, desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
Eits, jangan dulu menyalahkan IT KPU. Sebab rupanya keterlambatan penghitungan suara memang bukan dari IT-nya. Saya ambil contoh, di salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung, untuk merekap suara saja membutuhkan waktu 7 hari. Bahkan ada yang sampai 10 hari, terutama ketika banyak konflik dari partai peserta pemilu yang saling mengklaim bahwa datanya yang paling benar.
BTW, sebenarnya server KPU menggunakan web server apa ya?
Iseng-iseng (ga iseng juga sih…) menggunakan Netcraft, saya coba masukkan URL website KPU (www.kpu.go.id).
Terlihat bahwa situs KPU menggunakan web server nginx versi 0.6.35 dengan sistem operasi FreeBSD. Wah, lumayan update juga nih KPU, udah pake nginx. Terlihat juga bahwa sebelumnya situs KPU menggunakan Apache. Mungkin nginx digunakan untuk reverse proxy & load balancing. Kan pastinya situs KPU akan menjadi hit spot of the year
.
Sebagai perbandingan, berikut ini hasil dari Netcraft untuk situs real count PKS.
Wah, ternyata menggunakan Apache!
Disclaimer: Ini tugas II5166, jadi harap maklum kalau gaya bahasanya agak berbeza
Filed under: SingletonCategory | Leave a Comment


No Responses Yet to “Di Balik Server KPU”